Minggu, 31 Oktober 2021

Tips Membaca Agar Tidak Bosan

 

Tips Membaca Agar Tidak Bosan


Membaca sering disebut “a change of life”. Sayangnya, masih banyak yang mengeluh membaca itu membosankan, sulit focus, atau sering merasakan kantuk. Merasa jenuh ataupun mengantuk akibat membaca adalah sesuatu yang wajar karena terkadang, kondisi tubuh yang lelah setelah beraktivitas seharian, ditambah suasana dan pencahayaan yang kurang juga dapat menyebabkan sesorang mudah mengantuk saat membaca buku.

 Membaca bisa menjadi sarana yang menghubungkan antara akal manusia dengan ilmu pengetahuan, ideologi dan keyakinan. Membaca bisa menghindari kita dari penyakit deminsia, sebuah penyakit yang menyerang jaringan otak. Penyakit ini bisa menyebabkan kepikunan alias tulalit. Nah, lho lumayan seram ya?

Nah biar kamu tidak tulalit, berikut ini tips asyik membaca agar tidak bosan, Yuk intip tipsnya berikut :

1.     Mencari Buku Dengan Tema Menarik

        Mulailah membaca buku dengan tema yang kita sukai, sehingga kita tidak akan mudah          merasa bosan saat membacanya.

2.     Memilih Waktu Yang Tepat

        Waktu yang tepat dan menurut kita bisa enjoy juga menjadi pengaruh saat membaca.

3.     Mencari Tempat Yang Nyaman

        Pilihlah tempat yang membuat nyaman untuk membaca, karena kenyamanan sangat                mendukung dalam menjalankan aktivitas ini.

4.     Fokus Saat Membaca

         Fokus dengan buku yang sedang dibaca, akan membantu memahami isi.

5.     Pahami Pentingnya Membaca

       Memahami pentingnya membaca adalah anugerah jika belum mendapatkan nya, carilah         alasannya.


Rabu, 20 Oktober 2021

Tahukah Kamu? Ternyata membaca buku memberikan banyak manfaat bagi otak

 

Tahukah Kamu? Ternyata membaca buku memberikan banyak manfaat bagi otak

Kalian pernah dengar nggak sih, kabar burung soal keajaiban membaca bagi otak? Eits, ternyata emang benar lho! Faktanya, membaca itu memberikan banyak manfaat bagi otak kita. Salah satunya adalah membantu mengurangi stress dan depresi! Ups, siapa nih yang udah mulai stress dan jenuh di rumah terus? Atau mulai penat sama tugas-tugas kuliah ataupun tugas kantornya? Fix deh, kalian harus banyak-banyak membaca yah.

Beberapa manfaat membaca bagi otak adalah;

1.     Memperlambat penyakit pikun(Alzheimer)

Hal ini karena kegiatan membaca menurunkan risiko protein beta amyloid dalam otak yang meningkatkan risiko Alzheimer atau penyakit pikun.

2.     Meningkatkan Daya Ingat

Ketika sedang membaca, otak tidak hanya menguraikan kata-kata yang kamu baca. Dengan membaca, neurobiologist memproses gambar maupun ucapan yang muncul ketika kamu membaca. Saat membaca, bagian otak yang mengatur penglihatan dan bahasa bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang kamu mengerti dan lebih mudah untuk diingat.

3.     Meningkatkan Kemampuan Konsentrasi

Tahukah kamu? Membaca mampu meningkatkan kemampuan konsentrasi menjadi lebih baik lagi! Cobalah jadikan kegiatan membaca buku sebagai rutinitas kamu agar kemampuan konsentrasi semakin terasah dengan baik.

4.     Menurunkan Risiko Stres dan Depresi

Faktor lingkungan, situasi serta kesehatan dapat meningkatkan risiko stress maupun depresi pada seseorang. Ada berbagai cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi kondisi tersebut, salah satunya dengan membaca buku.

5.     Meningkatkan Kemampuan Komunikasi

Punya kemampuan komunikasi yang baik, siapa sih yang nggak mau? Memiliki kebiasaan membaca buku ternyata mampu meningkatkan kemampuan otak kita dalam berkomunikasi lho. Selain itu, penambahan kosakata melalui membaca juga menjadi cara yang baik untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam keseharian.


Memilih Buku Bacaan Anak

 

Memilih Buku Bacaan Anak

Ayah/Bunda pasti sepakat jika membaca adalah kegiatan penting yang mestinya terus melekat pada anda. Jutaan judul buku di dunia, mana yang tepat untuk ananda tercinta? Yuk simak tips berikut dalam memilih buku untuk anada :

1.     Sesuai dengan Usia Anak

Seperti tahapan perkembangan, membaca juga memiliki jenjang. Anak-anak dengan usia di bawah tiga tahun, biasanya buku-buku yang mengasah sensori dan motorik anak, memiliki gambar yang lebih dominan, berwarna, dengan kata sederhana di tiap halamannya.

Usia tiga hingga lima tahun, buku bergambar dengan beberapa kata dalam satu halaman, biasanya buku cerita dengan tokoh hewan, alat transfortasi, benda di sekeliling, dan sebagainya.

Usia enam hingga lima tahun Baca Lebih Dulu Isinya, Jika menginginkan buah hati gemar membaca, pastikan diri Anda juga senang membaca. Sebelum memberikan kepada ananda tercinta,

.a delapan tahun proporsi kalimat atau teks di tiap halamannya sudah cukup seimbang dengan gambar. Temanya juga mulai beragam, seperti cerita tentang kehidupan anak seusia mereka, sains, petualangan, persahabatan, dan sebagainya.

Usia 8 tahun ke atas, lebih menyukai cerita pendek dengan tokoh manusia. Di fase ini anak berada pada transisi ke dunia yang lebih logis. Cerita tentang pengalaman, kepahlawanan, dan sebagainya. Sedangkan usia remaja, memilih bacaan yang lebih menantang yaitu tulisan fiksi dan non fiksi. Namun, bagi setiap anak bisa penjenjangan ini berbeda. Tergantung bagaimana stimulasi membaca yang di dapat di awal usia perkembangannya

 

2.     Sesuai Minatnya

Jika anak sedang senang dengan hewan tertentu, berikanlah buku ensiklopedia hewan atau buku bergambar dengan tokoh hewan yang disenangi anak.Jangan paksa anak untuk membaca buku tertentu. Bila perlu, ajak anak ke toko buku dan memilih sendiri bukunya. Agar dapat mengetahui minat anak, sering-seringlah berkomunikasi sekaligus mengamati kecenderungan anak. Yakinlah setiap anak senang membaca, hanya terkadang mereka belum menemukan buku yang tepat.

 

3.     Bacalah terlebih dahulu isinya

Jika menginginkan buah hati gemar membaca, pastikan diri anda juga sennag membaca. Sebelum memberikan kepada ananda tercinta, bacalah terlebih dahulu isi buku hingga tuntas. Paling tidak bacalah sinopsisnya. Untuk memastikan apakah cerita dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sesuai dengan nilai yang dianut serta aman bagi anak. Sekali lagi, jangan terkecoh oleh judul dank aver buku yang diperuntukkan bagi anak-anak.

4.     Perhatikan Ilustrasinya

Komik atau buku bergambar merupakan salah satu buku yang diminati anak-anak. Namun, kita harus jeli dan memeriksa ulang konten di dalamnya. Ada beberapa buku komik yang sekilas tampak untuk anak-anak, namun bermuatan dewasa sehingga tidak layak dibaca oleh anak. Karena itu pastikan kelayakannya dengan memeriksa lebih jeli ilustrasi yang ada dalam buku. Ilustrasi cerita memberikan visualisasi yang mudah ditangkap oleh anak. Jika informasi yang diberikan secara visual tidak tepat maka akan berpengaruh pada pola piker anak.


Menumbuhkan Minat Menulis Anak

 

Menumbuhkan Minat Menulis Anak


Ayah/Bunda, kita sepakat kemampuan menulis sangat penting untuk ananda. Tapi, apakah Ayah/Bunda pernah mengalami kesusahan dalam mengajak ananda menulis? Beberapa tips berikut mungkin dapat dicoba;

1.     Pendekatan Pada Anak

Pendekatan yang intens dan baik dengan ananda sangat membantu Ayah/Bunda mengajak anda suka menulis. Misal, dengan mencontohkan jika orang tua suka membaca dan mendiskusikannya, menceritakan kisah penulis inspiratif, memberikan apresiasi terhadap apapun yang ananda tuliskan.

2.     Menuliskan Sesuatu yang Disuka

Bebaskan ananda menulis yang ia sukai. Tak perlu terlalu banyak memberikan kritik di awal, agar ananda menikmati proses menulisnya.

3.     Memberikan Bacaan Berkualitas

Dengan membaca banyak asupan bacaan yang baik dan menarik, ananda akan mendapat inspirasi, kosakata baru, gambaran cara penulisan, dan memicunya untuk menulis karyanya sendiri.

4.     Menciptaan Suasana Menyenangkan

Menciptakan suasana yang menyenangkan dapat diwujudkan dengan membuat permainan kreatif, seperti memberikan gambar dan membuatnya menjadi sebuah cerita. Atau berkeliling ke sekitar rumah dan menuliskan objek favorit yang telah diamati.

Kesabaran, ketelatenan, serta dukungan orang tua dan guru pembimbing sangat diperlukan. Belajar menulis adalah sebuah proses di mana ananda mengenal diri sendiri dan dunianya.



Cara mengasah kemampuan berpikir kritis anak

 

Cara mengasah kemampuan berpikir kritis anak

Sobat perpus cilik saat ini lahir di era di mana segala informasi mengalir deras. Memilah mana yang baik dan tepat untuk usia sobat cilik menjadi tantangan tersendiri.

Selain pantauan dan bimbingan ayah/bunda, sobat cilik juga harus memiliki proteksi diri dengan berpikir kritis. Ayah/ bunda memiliki peran penting dalam mengembangkannya.

Berikut beberapa langkah-langkahnya;

1.     Membaca Buku

Anak akan memiliki pengetahuan dan terlatih untuk membaca lebih dulu sebelum mempercayai informasi yang diterima. Selain, melatih pola piker yang runut dan logis.

2.     Mengajak Diskusi

Biasakan membicarakan bersama tentang informasi yang diterima anak. Tanyakan apa yang diterima anak. Tanyakan apa yang diketahui, bagaimana pendapatnya, apa yang dirasakan dan bagaimana seharusnya.

3.     Mengajak Mencari Tahu

Ajak anak untuk tidak mudah percaya pada satu informasi. Sebaiknya anak tidak hanya puas dengan jawaban orangtua. Namun juga, sama-sama mencari sumber infomai lainnya.

4.     Bercerita dan Saling Terbuka

Apabila anak sedang bercerita kepada orangtua hindari memotong pembicaannya, dengarkan engan antusias dan apresiasi karena ia telah mau bercerita.

5.     Memberi Kesempatan Anak Menentukan Sendiri

Kemampuan berpikir kritis dapat diwujudkan melalui kemampuan anak mengambil keputuan dan bertindak. Dorong anak untuk memilih sendiri, lalu tanyakan alasannya. Libatkan anak dalam sebuah diskusi yang mengarah pada solusi.

6.     Menumbuhkan Kebiasaan Baik

Kekompakan antara ayah dan ibu juga perlu dikuatkan. Anak-anak yang tumbuh dengan sehat secara fisik dan psikologis lahir dari keluarga yang memiliki jembatan komunikasi yang kuat satu sama lain.

Sobat cilik, saat ini kita berada di era yang diibaratkan seperti banjir informasi yang mengalir deras. Memilah mana yang baik dan tepat untuk usia sobat cilik menjadi tantangan tersendiri.

Selain pantauan dan bimbingan ayah/bunda, sobat cilik juga harus memiliki proteksi diri dengan berpikir kritis. Ayah/bunda memiliki peran penting dalam mengembangkannya.



Tips dan Cara mengasah Kreativitas Anak

 

Tips dan Cara mengasah Kreativitas Anak

Kreativitas merupakan pondasi agar anak mampu menyelesaikan masalah, berpikir terbuka, berani mencoba sesuatu yang baru, mampu bertahan dalam keadaan yang serba terbatas sekalipun. Hal ini merupakan bekal bagi anak agar sukses di masa depan. Bagaimana cara menumbuhkan kreativitas di diri anak?

1.     Menggali dengan pertanyaan

Perbincangan yang diawali dengan pertanyaan, akan membuat anak terbiasa untuk berpikir. Jangan terburu-buru memberikan penjelasan atau jawaban terhadap sesuatu. Biarkan anak mencari tahu jawaban dengan usahanya sendiri terlebih dahulu.

2.     Bebas Berekspresi

Memberikan kebebasan berekspresi membuat anak berani untuk mencoba sesuatu yang baru. Namun hal ini perlu diikuti dengan pengetahuan-pengetahuan dasar bagi anak, misalnya tentang hal-hal yang baik dan hal-hal apa yang bisa membahayakan bagi dirinya.

3.     Memberikan pengalaman baru

Cobalah meluangkan waktu untuk melakukan hal baru maupun berkunjung ke tempat baru. Dengan begitu, anak akan berlatih memaksimalkan panca inderanya, menyerap informasi di sekitar sebagai bekal untuknya dalam berfikir kreatif.

4.     Memberikan apresiasi

Anak yang mendapatkan apresiasi yang cukup akan lebih percaya diri. Selain itu, anak akan memiliki konsep diri yang positif terhadap dirinya. Apresiasilah apa yang telah diusahakan oleh anak, bukan hanya terpaku pada hasil.

5.     Tahan diri untuk memaksakan kehendak

Berikan kebebasan bagi anak untuk memilih dan membuat keputusan sendiri. Adanya pilihan-pilihan yang diberikan membuat anak terbiasa berpikir. Jelaskan beberapa konsekuensi dari pilihannya tersebut.

Kreativitas selalu dibutuhkan sebagai bekal manusia menemukan solusi kehidupan. Mari asah kemampuan untuk selalu menggali kreativitas kita.


Tips membaca nyaring untuk menumbuhkan minat baca anak

 

Tips membaca nyaring untuk menumbuhkan minat baca anak


Salah satu cara yang cukup efektif dan mudah dilakukan untuk menumbuhkan kegemaran membaca sejak dini adalah dengan membacakan buku dengan suara nyaring (read aloud). Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan saat membaca nyaring yaitu;

1.     Pahami pentingnya menumbuhkan gemar membaca

Tidak ada cara instan untuk membuat anak senang membaca. Dibutuhkan kesabaran, konsistensi dariorang tuanya untukmenciptakan suasana yang dekat dengan bacaan. Salah satunya, dengan mencontohkannya.

2.     Menciptakan suasana menyenangkan

Hindari ancaman, perintah yang menekan, dan pemberian hadiah kepada anak ketika mereka mau membaca. Luangkan waktu beberpa menit untuk membacakan nyaring secara rutin dalam sehari.

3.     Pilih buku bacaan yang tepat

Penting memilih bacaan yang sesuai usia dan minat anak. Untuk anak usia dini, semakin banyak gambar akan semakin menarik. Seiring bertambahnya usia, bacaan anak akan terus berkembang. Komposisi gambar pada buku lambat laun akan semakin sedikit dibandingkan dengan teks.

4.     Baca lebih dulu buku yang akan dibacakan

Hal ini untuk menghindari ada konten cerita yang tidak sesuai dengan usia anak, dan terkait dengan penguasaan pemahaman orang tua terhadap buku yang dibaca.

5.     Mendiskusikan cerita

Diskusi intens setelah membaca cerita akan membuat anak semakin kritis, mengasah kemampuan berkomunikasi, menumbuhkan kedekatan dengan orang tua, dan menjadi kesempatan bagi orang tua untukmengetahui sejauh mana pandangan dan pendapat anak terhadap sesuatu.

Ayah dan Bunda di rumah punya kesempatan besar untuk menjadikan sobat cilik suka membaca buku. Salah satu caranya adalah dengan rutin membacakan buku pada sobat cilik dengan nyaring (read aloud).